Rabu, 03 Januari 2018

Un-sent

Un-sent
...Bergetar hati ketika menulis kata "rindu" untukmu. Sungguh aku rindu. Rindu. Teramat rindu.

Pagi itu kamu datang, kembali menyapa, dan memberi kabar. Kamu datang setelah lama menghilang. Kamu menyapa setelah sekian lama membisu.

Haruskah aku menjawab?
Haruskah aku bilang aku rindu?

Aku mencoba menjawab kehadiran mu pagi itu. Aku tulis jawaban ku "Aku rindu"

Bergetar hati ketika menulis kata "rindu" untukmu. Sungguh aku rindu. Rindu. Teramat rindu.

Namun belum sempat aku mengirimkan jawaban itu, segera ku hapus pesan yang telah ku tulis dan aku ganti dengan kata "iya?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar