Di sebuah laci kayu berwarna coklat muda, aku lihat secarik kertas putih yg diatasnya terdapat banyak kalimat tercetak dengan tinta berwarna hitam.
Tertera dikertas itu sebuah nama yg tak asing bagi ku. Bisa aku baca nama itu dengan jelas. Yaaa, itu adalah nama adik ku. Adik yg aku punya satu-satunya, adik laki-laki berumur 8thn yg bertubuh gempal.
Ada apa dengan kertas itu? Mengapa di kertas itu tertulis nama adik ku?
Setelah aku baca dengan seksama. Aku pun mengetahui maksud dari kertas tersebut. Ternyata kertas itu merupakan surat hasil tes psikologi yg dijalani oleh adik ku.
Setelah aku membaca hasil dari tes tersebut, hati ku terasa remuk. Ingin aku menangis saat itu juga namun aku tak bisa aku tak ingin menunjukkan kesedihan di depan ibu ku.
Adik yg aku sayang ternyata dia berbeda dengan yg lain, dia spesial. Ingin rasanya untuk aku memeluk dia erat setiap saat. Dia bukan autis, tetapi dia spesial, dia menerima anugerah terindah dari Tuhan yang orang lain tidak miliki.
Sebagai kakak saja aku merasa sedih membaca surat tersebut, bagaimana perasaan ibu ku? Bagaimana perasaan ayah ku? Aku tidak bisa membayangkan perasaan mereka berdua, tertekan? mungkin.
Adik ku sayang, maaf kakak mu terkadang suka iri dengan kasih sayang yg ayah dan ibu berikan terhadapmu sekarang kakak tersadar bahwa kamu memang butuh perhatian dan kasih sayang lebih.
Adik ku, terus lah berjuang dan belajar. Kamu pasti bisa membutikan ke orang-orang yg telah meragu akan keistimewaan yg kamu miliki. Buktikan kepada ibu, ayah dan kakak kalo kamu bisa menjadi seorang tentara di suatu hari nanti.
Kakak sayang kamu..
Kakak suka melihat wajahmu, kakak senang mendengar ocehan mu, kakak senang mendengar kamu bernyanyi.
Kakak bahagia bila kamu mau mendengar bacaan cerita kakak dari majalah Bobo kala itu. Tetaplah menjadi adik yg aku sayang ya, Darel😊
Untuk ibu dan ayah, jangan bersedih ya aku dan Darel pasti akan membuat mu bangga😘 jangan menyerah untuk membuktikan kesuksesan Darel di masa yg akan datang, dia bisa sukses kok yah, bu dengan keistimewaan yg dia punya. Kita semua hanya perlu berdoa, berusaha, dan bertawakal😊
Terimakasih ayah, ibu dan adik ku💞

☺
BalasHapus